Mungkin anda sering mendengar sebuah kisah cerita film Nyata kapal Titanic. Kisah kapal Titanic itu begitu sangat Menyedihkan, karena banyak orang di kapal tersebut memiliki tujuan Jalan-jalan berlayar, Namun siapa sangka musibah terjadi kapal Titanic karang dan Ribuan orang meninggal dunia karena tenggelam.

Padahal kapal Titanic sendiri kalau kita lihat ukurannya begitu besar panjangnya melebihi 260 m dan lebarnya 28 m serta tingginya 53 m, secara logika kalau kita melihat kapal yang ukuran raksasa seperti itu mustahil dapat Terkena bencana Yaitu bagian Depan kapal Bocor dan kemasukan air.

Bahkan menurut ahli perkapalan mereka menilai bahwa kapal Titanic tidak mungkin tenggelam bahkan karam karena kapal tersebut begitu kokoh memiliki ketahanan yang mampu menerobos batu Sebesar apapun.

 Lewat Kejadian ini kita harus belajar bahwa sehebat apapun Anda mempersiapkan dana darurat atau seberapa kaya anda memiliki simpanan dan harta yang banyak anda tetap membutuhkan asuransi.

Sama seperti kapal Titanic walaupun kapal tersebut besar kapal Titanic telah menyiapkan sekoci yang kecil. Tentu jika Anda menilai mana yang lebih mahal kapal Titanic atau sekocinya, semua orang di dunia yang waras pasti akan mengatakan kapal Titanic lebih mahal dari pada sekocinya

Nah begitu pula dengan menyiapkan Premi Asuransi Kesehatan, kapal Titanic diibaratkan anda sudah memiliki harta kekayaan simpanan yang sangat besar, tetap Anda membutuhkan sekoci sebagai cadangan bilamana harta Anda yang sangat banyak itu mengalami Kehilangan.

Padahal kalau kita pikirkan harga sekoci tidaklah seberapa, namun tetap kapal Titanic yang begitu besar dan tangguh tetap memilikinya dan banyak jumlahnya.

Analogi sekoci itu adalah pentingnya memiliki asurasi pendidikan, sehinga suatu saat anak anda tidak terlantar ketika terjadi resiko sakit kritis atau meninggal pada diri anda. Anak anda tetap dapat bersekolah dan meneruskan kehidupan