Problem solving and decision making merupakan kemampuan practical yang dibutuhkan untuk kebutuhan bisnis. Kemampuan ini dapat untuk menganalisa masalah sehingga akan mencegahnya dapat membesar atau terulang kembali. Setelah mengenali masalah yang dipunyai, maka akan memilih alternatif pilihan penyelesaian yang paling menguntungkan dan meminimalisir kerugian yang akan diterima. Pelatihan ini perlu didapatkan agar dapat bisa mengambil keputusan yang tidak hanya cepat saja tetapi juga yang efektif dan hasil yang maksimal. Untuk mendapatkan hasil yang efektif, bisa dibantu dengan memilih pelatihan terbaik dengan cara berikut ini:

1. Memilih lembaga pelatihan

Tips pertama untuk mendapatkan pelatihan pemecahan masalah dan pengambil keputusan yang efektif adalah dengan memilih lembaga pelatihan yang memberikan jenis pelatihan tersebut. Pastikan untuk memilih lembaga pelatihan yang mempunyai track record yang bagus dan juga klaim dari perusahaan besar. Seperti dari Prasmul-ELI yang mempunyai klien perusahaan ternama di Indonesia. Selain itu lembaga pelatihan ini juga menyediakan program pemecahan masalah dan pengambil keputusan dengan hasil efektif. Karena tidak hanya mengambil keputusan dengan cepat yang terpenting, tetapi keputusan yang diambil dari analisa tidak ada ancaman yang dapat timbul ke depannya. Sehingga keputusan yang diambil akan menyelesaikan masalah tanpa menambah atau menimbulkan masalah.

2. Metode pelatihan yang digunakan

Pertimbangan penting selanjutnya untuk memilih pelatihan problem solving and decision making adalah dengan memperhatikan metode pelatihan yang digunakan. Pilih lembaga pelatihan atau tempat kursus yang tidak memberikan banyak teori tetapi lebih banyak praktek. Agar bisa mendapatkan hasil aplikasi yang bagus ketika pelatihan sudah selesai dilakukan, sangat penting untuk metode pelatihan yang digunakan tidak hanya dari belajar modul dan mendengarkan presentasi saja. Tetapi banyak menggunakan pelatihan dengan praktik sehingga membantu untuk menganalisa masalah, menyelesaikan masalah, dan membuat solusi yang tepat untuk masalah yang dihadapi.

 

3. Durasi pelatihan

Ketika memilih pelatihan soft skill yang dibutuhkan untuk bisnis ini juga dengan memperhatikan durasi pelatihan yang ditawarkan. Jangan pilih pelatihan yang mempunyai waktu sangat cepat, tetapi juga yang justru sangat lama. Tetapi pastikan untuk memilih lembaga pelatihan yang menawarkan durasi pelatihan yang efektif, sehingga akan memberikan hasil yang memuaskan untuk kemampuan penting ini. Selain tatap muka, ada juga pelatihan yang bisa diikuti secara online dengan keunggulan bisa mendapatkan durasi pelatihan lebih cepat tetapi juga mempunyai hasil yang tetap berkualitas.

4. Fasilitator

Pelatihan pemecahan masalah dan pengambil keputusan ditujukan untuk pihak yang biasanya mempunyai peran untuk mengambil keputusan di dalam kantor. Mulai dari manajer, profesional, pemimpin, supervisor, dan juga lainnya yang membutuhkan kemampuan ini. Karena merupakan hal yang penting dan berdampak langsung pada bisnis, maka tentunya pelatihan harus diberikan oleh orang yang berpengalaman dan mempunyai track record yang bisa dipercaya. Oleh karena itulah ketika memilih pelatihan juga perhatikan siapa fasilitator atau pembicara dari training yang akan dipilih tersebut.

5. Biaya pelatihan

Hal terakhir yang perlu diperhatikan ketika akan memilih training problem solving and decision making adalah dengan biaya pelatihan yang ditawarkan. Selain menawarkan durasi lebih pendek, pelatihan online biasanya akan juga mempunyai biaya pelatihan yang lebih terjangkau. Anda juga bisa mencari promo dan diskon yang bisa didapatkan sehingga membantu mendapatkan biaya pelatihan pemecahan masalah dan pengambil keputusan dengan harga yang lebih terjangkau.