Keputihan merupakan hal yang wajar dialami para wanita. Keputihan sendiri merupakan salah satu cara alami tubuh guna membersihkan organ intim kewanitaan. Tubuh akan mengeluarkan cairan yang akan membawa sel-sel mati dan juga kuman dari dalam tubuh. Tentunya hal ini dilakukan agar organ intim kewanitaan atau vagina tetap bersih.

Keputihan ini sendiri memiliki konsistensi yang berbeda-beda pada setiap wanita. Umumnya, bentuk keputihan ini akan bersifat bening dan sedikit kental. Namun, ada beberapa jenis keputihan yang patut Anda khawatirkan. Salah satunya yaitu keputihan menggumpal.

Jika Anda sedang mengalami keputihan yang menggumpal ini, sebaiknya Anda konsultasikan kondisi tersebut ke dokter. Anda juga bisa konsultasi bersama dokter secara online di sini!

Timbulnya keputihan memang normal terjadi, namun, ada beberapa penyebab lain yang dapat menyebabkan keputihan menjadi abnormal. Salah satunya yaitu adanya infeksi yang disebabkan oleh bakteri maupun jamur.

Berikut ini kami uraikan penyebab dari keputihan menggumpal dan cara mengatasinya.

Kenali bentuk keputihan normal dan abnormal

Seperti yang sudah dijelaskan di atas, keputihan normal dialami oleh wanita terutama di masa subur. Berikut ini merupakan ciri-ciri keputihan yang normal:

  • Konsistensinya encer atau sedikit kental
  • Tidak memiliki bau
  • Warnanya bening atau sedikit keruh
  • Biasanya keputihan akan keluar sebanyak setengah sampai satu sendok teh

Setiap wanita akan mengalami keputihan dengan konsistensi, jumlah, bahkan warna yang berbeda-beda. Hal tersebut biasanya disebabkan oleh kondisi-kondisi tertentu yang dapat menyebabkan adanya perubahan hormon pada wanita.

Selain itu, kadang kala keputihan akan muncul dan terlihat tidak normal. Hal ini bisa menandakan adanya gangguan pada sistem reproduksi wanita. Perhatikan ciri dari keputihan yang tidak normal di bawah ini:

  • Adanya gejala lain yang timbul saat keputihan, seperti gatal maupun nyeri pada bagian vagina
  • Warnanya agak kekuningan, keabu-abuan, bahkan hijau
  • Jumlahnya lebih banyak dari biasanya
  • Tercium bau tidak sedap seperti amis pada keputihan
  • Bentuknya menggumpal atau seperti keju hancur

Ciri-ciri dari keputihan tidak normal ini akan timbul sesuai dengan penyebab yang mengakibatkan keputihan tidak normal. Jika Anda mengalaminya, sebaiknya segera konsultasikan hal tersebut ke dokter.

Penyebab keputihan menggumpal

Ada beberapa penyebab yang dapat mengakibatkan keputihan menjadi menggumpal. Berikut ini beberapa penyebab tersebut:

1. Vaginosis Bakteri

Vaginosis Bakteri merupakan infeksi pada organ intim kewanitaan atau vagina yang disebabkan oleh bakteri Gardnerella vaginalis. Bakteri ini sebenarnya memang terdapat pada vagina. Namun, terjadi perubahan lingkungan atau hormon yang menyebabkan bakteri tersebut berkembang terlalu banyak.

Pada vagina atau organ intim kewanitaan ini, terdapat bakteri yang bertugas untuk menjaga pH normal dari organ itu sendiri. Tidak hanya ada bakteri baik, namun juga terdapat bakteri jahat. Adanya perubahan lingkungan pada vagina dapat menyebabkan terganggunya keseimbangan bakteri pada vagina. Inilah yang menyebabkan terjadinya infeksi.

Selain keputihan yang menggumpal seperti tahu hancur, gejala lain yang menandakan adanya penyakit ini yaitu, keputihan yang berbau amis. Bau tersebut akan lebih menyengat setelah Anda berhubungan intim dengan pasangan.

2. Kandidiasis Vagina

Jika vaginosis bakteri disebabkan oleh bakteri, penyakit kandidiasis vagina ini disebabkan oleh jamur. Lebih tepatnya, infeksi ini disebabkan oleh jamur Candida sp. Biasanya penderita akan mengalami keputihan yang menggumpal dan berwarna putih. Selain itu, pada organ intim kewanitaannya, akan terasa gatal.

Wanita pada kondisi lanjut usia, obesitas, maupun penderita diabetes, biasanya akan rentan terkena infeksi dari jamur ini. Jika Anda mengalami gejala tersebut, segera konsultasikan pada dokter.

3. Akhir dari Haid

Selain dari adanya infeksi yang disebabkan oleh bakteri dan jamur, akhir dari haid juga bisa menyebabkan keputihan menjadi menggumpal. Keputihan ini akan berwarna bening atau putih seperti susu, namun tidak mengeluarkan bau amis. Kondisi masuk dalam kategori normal dan bukan hal yang patut dikhawatirkan.

Saat memasuki masa akhir haid, produksi hormon estrogen dan progesterone berada pada kadar yang rendah. Kondisi tersebut menyebabkan cairan atau keputihan yang diproduksi menjadi lebih kental dan cenderung menggumpal. Hal ini juga menandakan bahwa seorang wanita sedang berada pada masa subur.

Cara mengatasi keputihan menggumpal

Ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mengatasi timbulnya keputihan yang tidak normal atau keputihan menggumpal ini. Berikut ini merupakan beberapa cara mengatasinya:

1. Menjaga kebersihan organ intim kewanitaan

Menjaga organ intim kewanitaan atau vagina ini bisa dilakukan dengan banyak cara. Sering-seringlah mengganti pakaian dalam, terlebih lagi bila pakaian dalam basah. Selain itu, basuhlah organ intim kewanitaan Anda dari arah depan ke arah belakang. Hal tersebut dimaksudkan dengan tujuan agar bakteri yang terdapat pada anus tidak masuk ke dalam vagina.

Jagalah organ intim kewanitaan agar tidak terlalu lembab. Anda bisa gunakan pakaian dalam yang berbahan dasar katun, agar dapat menyerap keringat dengan baik. Sebaiknya Anda juga tidak menggunakan pakaian dalam yang terlalu ketat untuk mencegah kelembapan terjadi.

2. Tidak menggunakan cairan pembersih wanita

Membersihkan vagina cukup dilakukan menggunakan dengan air bersih. Penggunaan cairan pembersih atau antiseptik, justru tidak hanya menghilangkan bakteri jahat pada vagina, namun bakteri baik juga ikut hilang. Hal ini dapat menyebabkan terjadinya ketidakseimbangan lingkungan bagi bakteri yang ada di vagina. Ini jelas akan meningkatkan resiko terjadinya infeksi bakteri pada vagina.

3. Biasakan pola hidup sehat

Membiasakan hidup sehat tentunya dapat mencegah terjadinya infeksi pada organ intim kewanitaan Anda. Ini terjadi karena hormon-hormon yang diproduksi oleh tubuh akan bekerja dengan maksimal, sehingga dapat mengatasi serangan dari infeksi-infeksi yang akan muncul terutama pada organ kewanitaan.

Demikian penyebab dan cara mengatasi keputihan menggumpal yang perlu Anda ketahui. Jika Anda mengalami gejala-gejala keputihan tidak normal, segera konsultasikan kondisi tersebut ke dokter, ya!