Melakukan daftar UMKM online pada saat ini menjadi salah satu inovasi yang patut mendapatkan apresiasi. Bayangkan saja, Anda tidak perlu melakukan pendaftaran usaha kecil atau menengah Anda ke Dinas Koperasi dan UKM setempat, melainkan hanya minta surat usulan dari mereka.

Selain itu, daftar UMKM online tentunya dapat menghemat biaya Anda. Jika Anda dulu harus mengeluarkan biaya ongkos untuk administrasi dan juga biaya embel-embel lainnya seperti transportasi Anda dan akomodasi Anda. Sekarang Anda tidak perlu mengkhawatirkan hal tersebut, karena Anda cukup menggunakan smartphone ataupun laptop atau PC Anda.

Pemerintah pun sangat berharap para pelaku usaha di seluruh Indonesia untuk memanfaatkan fitur daftar UMKM online tersebut. Saat ini sudah sekitar 64 juta usaha tercatat sebagai daftar UMKM di Kementerian Koperasi dan UKM. Namun, data ini belum sepenuhnya valid, karena banyak sekali pelaku usaha di kelas kecil ataupun menengah yang belum mendaftar sebagai UMKM.

Hal ini tentu saja menyulitkan pemerintah untuk menyusun dan menjalankan program-program bagi UMKM. Selain itu, pemetaan UMKM juga menjadi tidak merata. Oleh karena itu, pemerintah meluncurkan inovasi daftar UMKM online tersebut untuk mempermudah semua hal tersebut.

Di Indonesia sendiri, UMKM merupakan roda utama penggerak perekonomian Indonesia. Sampat saat ini, mereka masih memberikan sumbangsih yang cukup besar dalam pemasukan kas negara Indonesia. Sekitar 48% PDB Indonesia berasal dari UMKM di seluruh Indonesia.

Angka ini tentu saja masih bisa meningkat mengingat pemetaan yang belum merata dan juga data yang masih belum sempurna. Oleh karenanya, program-program untuk UMKM terus dijalankan oleh pemerintah Indonesia, salah satunya adalah daftar UMKM online ini.

Anda bisa mendaftar UMKM online melalui situs OSS. Namun, sebelum melakukan daftar UMKM online, ada beberapa persayaratan yang harus dilengkapi seperti:

  1. WNI atau Warga Negara Indonesia
  2. Tidak memiliki profesi sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN), maupun TNI/Polri, serta bukan pegawai di Badan Usaha Milik Negara/Daerah
  3. Memiliki usaha di skala mikro, kecil atau menengah yang telah dibuktikan dengan adanya surat usulan calon penerima BPUM yang diperoleh dari Dinas Koperasi dan UKM di wilayah setempat
  4. Tidak sedang dalam masa penerimaan pinjaman di bank ataupun KUR (Kredit Usaha Rakyat)

Lalu ada persyaratan dokumen, seperti:

  1. Fotokopi kartu identitas/KTP
  2. Fotokopi Kartu Keluarga (KK)
  3. Nomor Induk Berusaha (NIB)
  4. Foto usaha UMKM
  5. SPTJM (Surat Pernyataan Tanggung Jawab Mutlak) dari Dinas Koperasi dan UKM di wilayah setempat

Selain melalui OSS, Anda bisa melakukan daftar UMKM online melalui situs PaDi UMKM. Melalui situs tersebut, Anda cukup mendaftar sebagai penjual dengan persayaratan NPWP, SIUP dan beberapa dokumen penting perusahaan lainnya.

Dengan mendaftar sebagai penjual di PaDi UMKM, maka secara otomatis akan membuat usaha Anda terdaftar sebagai daftar UMKM yang terverifikasi dengan baik di Kementerian Koperasi dan UKM.

Maka dari itu, segera daftar UMKM online sekarang juga dan dapatkan keuntungannya!